Integrasi Redis Pada Aplikasi Django di Web Hosting DomaiNesia

​Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Pada kesempatan ini saya akan sharing bagaimana cara integrasi Redis pada Aplikasi Django di Web Hosting DomaiNesia. Selain itu juga akan memakai Fitur PageSpeed yang dimiliki oleh DomaiNesia.

Perlu diketahui Redis adalah tools open source untuk penyimpanan struktur data dalam memori sumber terbuka. Sering di gunakan untuk database dan cache. Nah, pada artikel ini kita akan menerapkan caching pada django.

Selain itu disini dalam website blog ini saya menggunakan platfrom web hosting milik DomaiNesia. DomaiNesia menurut saya web hosting yang andal, terukur, dan aman untuk individu dan bisnis dari semua ukuran atau bisa juga seperti saya yang menulis blog sekaligus dokumentasi pribadi. Untuk lebih lanjut informasi tentang DomaiNesia bisa kunjungi websitenya.

Nah, oke langsung saja kita praktek menerapkan Redis Pada Django di Web Hosting DomaiNesia.

Sebelum melakukan step dibawah ini, sebaiknya kalian sudah memiliki aplikasi django yang sudah deploy di web hosting.

Jika belum memiliki, silahkan simak artikel ini, untuk mengintall Aplikasi django di Web Hosting DomaiNesia.

1. Login CPanel

Langkah pertama kita login CPanel Website terlebih dahulu. Karena pada langkah ini nanti kita akan mengaktifkan fitur Redis dan PageSpeed.

2. Aktifkan Fitur Redis

Ketika kita sudah selesai Login ke CPanel, kita akan disambut langsung oleh beberapa Fitur Web Hosting DomaiNesia. Kita pilih Redis, Lalu klik Actionsnya menjadi Enable.

3. Aktifkan juga Fitur PageSpeed

Selanjutnya setelah kita mengaktifkan Redis, kita akan mengaktifkan PageSpeed juga.

PageSpeed membantu kalian membangun situs web yang sangat dioptimalkan tanpa beribet dalam mengaktifkannya.

Caranya yaitu Kita pilih PageSpeed, Lalu pilih domain yang ingin diaktifkan. klik Actionsnya menjadi Enable.

4. Masuk ke hosting melalui SSH

Nah, karena disini saya menggunakan paket Super, jadi bisa mengakses SSH.

Login melalui Terminal / Aplikasi Putty.

Disini saya memakai Terminal Ubuntu, jalankan perintah seperti dibawah ini

ssh -p <portnya> <username_hosting>@<nama_domainmu>

5. Masuk ke Virtual Environment Python

Lalu kita masuk ke ENV terlebih dahulu sebelum menginstall Package yang di butuhkan melalui pip.

jalankan perintah

source /home/<username>/virtualenv/<domain>/<python_versi>/bin/activate && cd /home/<username>/<domain>

6.   Install Package

Nah, lalu kita akan menginstall beberapa package python untuk menghubungkan django dengan Redis.

Kita memerlukan package redis dan django-redis-cache . Jalankan perintah di terminal sebagai berikut

pip install redis django-redis-cache 

Kita tunggu hingga selesai.

7. Konfigurasi Pada Aplikasi Django

Setelah semua package terinstall, selanjutnya kita akan mengkonfigurasi pada aplikasi Django kita.

Buka file settings,py. Tambahkan code dibawah ini, pastinya dibawah import ya

CACHES = {
    'default': {
        'BACKEND': 'redis_cache.RedisCache',
        'LOCATION': '/home/<username_Kamu>/redis.sock',
    },
}

CACHE_TTL = 60 * 15

Penjelasan:

Pada CACHES disini kita menggunakan Redis Cache, lalu pilih locationnya sesuai lokasi pada ketika kita mengaktifkan Redis diawal step atas (pada lagnkah ke 2).

Pada CACHE_TTL disini kita menerapkan 15 menit sekali cachingnya. Jadi setelah 15 selesai, maka akan renew dengan sendirinya.

Simpan file perubahan tersebut

8. Edit pada views.py

Pada langkah selanjutnya kita akan mengubah pada file views.py.

Sesuaikan dengan project kalian masing-masing ya, karena dalam langkah ini kita akan mencache dari suatu class/function.

Jadi ketika router memanggil class/function tersebut akan disimpan di cache hingga batas yang sudah di tentukan sebelumnya pada langkah ke 7.

Ketika user membuka url yang sama, maka hanya memanggil di cache saja, tidak sampai langsung interaksi ke database. Jadi lebih ringan untuk load halaman.

Berikut adalah codenya

# Import terlebih dahulu
from django.views.decorators.cache import cache_page
from django.conf import settings

# lalu terapkan pada class/function mana yang ingin di cache

@cache_page(settings.CACHE_TTL)
def test_page_cache(request):
    return HttpResponse("asdasd")

9.  Restart Aplikasi Django

Setelah melalukan perubahan file pada langkah diatas, selanjutnya kita akan restart aplikasi Django terlebih dahulu.

Disini saya menggunakan remote SSH untuk restartnya. Cukup mudah, kita tinggal jalankan perintah dibawah ini

touch tmp/restart.txt

Maka otomatis akan restart dengan sendirinya.

10. Benchmarking

Pada langkah ini kita sudah selesai, kita tinggal membandingkan perbandingannya antara memakai Redis + PageSpeed dengan tidak memakai.

Berikut adalah hasil benchmarking web blog ini.

Memakai Redis + PageSpeed

Silahkan kunjungi link ini

Tidak Memakai Redis + PageSpeed

Silahkan kunjungi link ini

11. Kesimpulan

Dari hasil benchmarking yang didapat dapat disimpulkan bahwa Fitur Redis + PageSpeed sangat membantu dalam hal kecepatan load website.

Dengan begitu dapat menunjang efektifitas kinerja SEO.

Nah gimana teman-teman? sudah bisa mengimplementasikannya? lebih cepet bukan dari biasanya?

Ohya disini saya ada Coupon Code buat Hosting dan VPS

Klik gambar dibawah ini yang ingin Diskon Hosting 20% Selamanya

atau masukkan Kode Promo amyhosting pada Keranjang belanja

Klik gambar dibawah ini yang ingin Diskon VPS 20% Selamanya

atau masukkan Kode Promo amyvps pada Keranjang belanja

Yap, kita sampai sini kita sudah berhasil mengetahui cara integrasi Redis pada Aplikasi Django di Web Hosting dan juga memakai Fitur PageSpeed yang dimiliki oleh DomaiNesia.

Cukup sekian ya teman-teman, semoga artikelnya membantu.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

​

Apabila artikel ini membantu kamu, dan jika kamu memiliki sedikit rezeki, mohon dukungannya dalam bentuk segelas kopi melalui URL dibawah ini:

Last Updated: Minggu, 15 Agustus 2021 11:45 GMT+7

Comments